song korea

Jumat, 05 Juni 2015

perawatan tali pusat



Perawatan tali pusat





Perawatan adalah proses pembuatan, cara merawat, pemeliharaan, penyelenggaraan. 
Perawatan tali pusat tersebut sebenarnya juga sederhana yang penting,pastikan tali pusat dan area sekelilingnya selalu bersih dan kering. Selalu cuci tangan dengan air bersih dan sabun sebelum membersihkan tali pusat. Selama ini, standar perawatan tali pusat yang dianjurkan oleh  tenaga medis pada orang tua baru adalah membersih atau membasuh pangkal tali pusat dengan alkohol 70%. Sedangkan dalam kehidupan masyarakat desa masih ada yang menggunakan metode perawatan tali pusat dengan bobok daun sirih.

Untuk perawatan tali pusat bagian yang harus selalu dibersihkan adalah pangkal tali pusat,bukan atasnya. Untuk membersihkan pangkal ini, anda harus sedikit mengangkat(bukan menarik) tali pusat. Bayi anda tidak akan merasakan sakit. Sisa air atau alkohol yang menempel,pada tali pusat dapat dikeringkan dengan kain kasa steril atau kapas. Setelah kering anginkan tali pusat. Anda dapat mengipas dengan tangan atau meniup-niup untuk mempercepat pengeringan. Tali pusat harus dibersihkan sedikitnya 2x dalam sehari.

Tali pusat juga tidak boleh ditutup rapat dengan apapun, karena akan membuatnya menjadi lembab. Selain memperlambat puputnya tali pusat,uga menimbulkan resiko infeksi. Kalaupun terpaksa ditutup( mungkin anda ngeri melihat penampakannya), tutup atau ikat dengan longgar pada bagian atas tali pusat dengan kain kasa steril. Pastikan bagian pangkal tali pusat terkena udara dengan leluasa. Bila bayi anda menggunakan popok sekali pakai, pililah yang memang untuk bayi baru lahir(yang ada lekukan pada bagian depan), dan jagan kena celana atau juinsuit pada bayi anda. Sampai tali pust puput,kenakan saja popok dan baju atasan. Apabila bayi anda menggunakan popok kain,jangan masukan baju atasnya kedalam popok. Intinya adalah membiarkan tali pusat terkena udara agar cepat mongering dan terlepas.

Perawatan tali pusat kering adalah tali pusat dibersihkan dan dirawat serta dibalut dengan kasa kering,tali pusat dijaga agar bersih dan kering tidak terjadi infeksi sampai tali pusat kering dan lepas.
Cara perawatan tali pusat kering:
a.        Siapkan alat-alat
b.       Cuci tangan sebelum dan sesudah merawat tali pusat
c.        Keringkan tangan menggunakan handuk bersih dan kering
d.       Tali pusat dibersihkan dengan kain kasa.
e.        Setelah bersih,oleskan air steril atau alkohol menggunakan kapas bertangkai mulai dari pangkal sampe ujung.
f.        Tali pusat dibungkus dengan kasa steril kering
g.       Setelah tali pusat terlepas atau puput,pusat tetap diberikan kain steril(asuhan persalinan normal)

Cara perawatan tali pusat kering adalah dengan membungkus tali pusat dengan kasa dan mengkondisikan tali pusat tetap kering. Olesi dengan alkohol 70% jangan pake betadin,karena yodium yang dikandung betadin dapat masuk ke peredaran darah bayi dan menyebabkan gangguan pertumbuhan kelenjar gondok (Anonymous2006). Menurut penelitian serta rekomendasi WHO, dibandingkan dengan menggunakan alkohol. Ternyata membersihkan tali pusat dengan menggunakan air dan sabun cenderung mempercepat puputx(terlepasnya) tali pusat. Namun biasanya, jika tanpa menggunakan alkohol ada kemungkinan tali pusat mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi inilah yang biasanya membuat ibu cemas. Agar tidak bingung sebelum memutuskan sebaiknya konsultasi dulu hal ini dengan dokter (Anonymous,2010).

Tujuan yaitu mencegah infeksi mempercepat pengeringan dan lepasnya tali pusat, memberikan rasa nyaman pada bayi,dan menurunkan angka mordilitas pada bayi.

a.    Pengertian Tali Pusat
       Tali pusat dalam istilah medisnya umbilical cord. Merupakan suatu tali yang menghubungkan janin dengan uri atau plasenta. Sebab semasa dalam rahim, tali inilah yang menyalurkan oksigen dan makanan dari plasenta ke janin yang berada di dalamnya. Begitu janin dilahirkan, ia tidak lagi membutuhkan oksigen dari ibunya, karena sudah dapat bernapas sendiri melalui hidungnya. Oleh kerena itu sudah tidak diperlukan lagi, maka saluran ini harus segera dipotong dan dijepit atau diikat (Vivian, 2010).

b.    Fisiologi lepasnya tali pusat
       Pada saat tali pusat terpotong maka suplai darah dari ibu terhenti. Tali pusat yang masih menempel pada pusat bayi lama kelamaan akan kering dan terlepas. Pengeringan dan pemisahan tali pusat sangat dipengaruhi oleh jelly Wharton atau aliran udara yang mengenainya. Jaringan pada sisa tali pusat dapat dijadikan tempat koloni oleh bakteri terutama jika dibiarkan lembab dan kotor (Mitayani, 2010).

       Pada sisa potongan tali pusat inilah yang menjadi sebab utama terjadinya infeksi pada bayi baru lahir. Kondisi ini dapat dicegah dengan membiarkan tali pusat kering dan bersih. Tali pusat dijadikan tempat koloni bakteri yang berasal dari lingkungan sekitar.

       Penyakit tetanus ini diderita oleh bayi baru lahir yang disebabkan basil clostridium tetani yang dapat mengeluarkan toksin yang dapat menghancurkan sel darah merah, merusak leukosit dan merupakan “Tetanospasmin” yang bersifat neurotropik yang dapat menyebabkan ketegangan dan spasme otot (Jitowijoyo dan Kristiyanasari, 2010).


  
Cara dan tahapan memandikan bayi usia dibawah 2 minggu (belum lepas tali pusar):
  1. Siapkan air hangat-hangat kuku untuk air mandi
  2. Lepas semua pakaian dengan hati-hati.
  3. Letakkan bayi di meja pemandian yang dialasi dengan perlak atau kain.
  4. Celupkan kain handuk atau sarung tangan handuk kedalam air hangat-hangat kuku yang telah disediakan tadi.
  5. Usapkan handuk atau sarung tangan mandi basah tersebut terlebih dahulu ke muka dan kepala secara lembut.
  6. Selanjutnya mengusap badan, perlu diperhatikan bagi bayi yang belum jatuh tali pusar sebaiknya ketika mengusap bagian perut, angkat tali pusar tersebut sehingga tidak ikutan basah. 
  7. Nomor 5 dan 6 dilakukan hanya sekali usapan (sekedar membasahi)
  8. Tetesi sabun bayi ke handuk atau sarung tangan mandi dan kucek hingga berbusa, sabuni wajah dan kepala, selanjutnya menyabuni seluruh badan.
  9. Besrsihkan sabun dengan menyiramkan air atau mencelupkan punggung anak kedalam bak mandinya, hati-hati jangan sampai air masuk telinga.
Cara memandikan bayi usia 1 - 2 bulan (sudah lepas tali pusar)
  1. Siapkan air mandi
  2. Setelah semua pakaian bayi dilepas masukkan kedalam bak mandi (kolam mandi), posisi kepala tetap diatas air.
  3. Angkat bayi, letakan di meja mandi dan sabuni seluruh badan mulai dari kepala samapi kaki.
  4. Bersihkan sabun dari badan anak dengan cara menyiram badan bagian depan terlebih dahulu, setelah bagian depan bersih, telungkupkan dan siram bagian punggung.
  5. Cara lain membersihkan sabun pada bagian punggung adalah dengan mencelupkan bagian punggung bayi kedalam kolam mandi.
Setelah selesai memandikan, segera bawa anak ke tempat kering, dan keringkan seluruh badannya dengan handuk lalu segera sisir rambut bayi sesuai dengan model rambut yang diinginkan, setelah itu minyaki kaki dan tangannya dengan baby oil dan beri sedikit pijatan. Seltelah memberi baby oil oleskan telon atau minyak kayu putih ke bagian perut, dada, leher dan punggung juga telapak kaki, pakaikan popok, baju, celana, sarung tangan dan kaki. SELESAI.
     
     Pengertian Memandikan
Memandikan adalah suatu cara membersihkan tubuh seseorang dengan cara menyiram, merendam diri dalam air

     Kapan sebaiknya memandikan bayi
dapat dilakukan minimal 6-24 jam setelah melahirkna. verniks, suatu zat yang menyerupai lilin yang menutupi bayi saat lahir, harus dibiarkan terserap ke dalam kulit karena ini merupakan pelembab yang luar biasa. Jika rambut bayi perlu dicuci, gunakan air dan sisir saja untuk mengangkat kotoran. Anda dapat membersihkan bagian atas dan bawah bayi anda dalam beberapa hari pertama, dengan menggunakan kapas (organic jika memungkinkan) dan air, dengan lembut membasuh mukanya (hati-hati di sekitar area halus sekitar mata) dan area popok. Ini memungkinkan kulit bayi anda menyesuaikan diri dengan dunia luar. Kemudian, jika anda memandikan bayi, peganglah dengan lembut di dalam air, dua atau tiga kali seminggu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar